Kobe Bryant dan Dunia Sepakbola

Sukses membongkar gawang Lille OSC dari titik putih, Neymar memperingati gol keduanya itu dengan penuh hikmat. Beliau tidak melompat serta memukul atmosfer kayak keriaan gol awal. Semenjak awal bola melampaui garis gawang Neymar telah membagikan tanda pada sahabatnya buat tidak mendekat dengan mengangkut kedua tangannya. Tanda itu diabaikan oleh Angel Di Maria serta personel Paris Saint- Germain( PSG) yang lain, tetapi perihal itu tidak menghapuskan keramaian Neymar yang sesungguhnya.

Sesudah personel lain berangkat, Neymar bebenah kostumnya, membuat nilai 24 dengan jarinya, serta membebaskan berkah di depan kamera. Suatu penghargaan pada temannya, Kobe Bryant. Berakhir laga yang selesai dengan angka 2- 0 buat PSG itu, Neymar unggah fotonya bersama Kobe berserta tuturan membela sungkawa pada sahabat serta keluarga dari wujud berjuluk Black Mamba itu.

“ Ini merupakan hari yang menyayat hati untuk kita seluruhnya di bumi berolahraga, paling utama penggemar serta keluarga Kobe. Seseorang legenda asli. Terima kasih telah memberi warna dunia kita Kobe. Mudah- mudahan penghiburan dari Tuhan diserahkan pada sahabat serta keluarga Kamu,” catat Neymar.

Kobe Bryant tewas di umur 41 tahun dalam musibah helikopter bersama anak perempuannya, Gianna. Bagi informasi New York Times, keduanya lagi dalam ekspedisi mengarah Mamba Sports Academy kala musibah itu terjalin. Sepatutnya, mereka jadi tuan rumah buat invitasi pemain- pemain belia. Tetapi, keberangkatan Kobe serta Gianna memforsir invitasi itu dibatalkan. Bumi berkabung.

Kobe diketahui lewat prestasinya di bumi bola basket. Masuk ke National Basketball League( NBA) semenjak berumur 17 tahun, Kobe jadi pemeran ke- 13 yang terpanggil buat menemukan kontrak handal. Awal mulanya, beliau direkrut oleh regu asal Carolina Utara, Charlotte Hornets. Tetapi setelah itu diganti dengan pemeran Serbia kepunyaan Los Angeles Lakers, Vlade Divac.

Semenjak dikala itu, kostumnya tidak sempat berganti lagi. Dirinya memenangkan NBA sebesar 5 kali, 2 kali tersaring jadi pemeran terbaik di akhir, tersaring bagaikan juara festival dunk di 1997, serta 18 kali masuk ke dalam regu All- Stars. Awal di 1998, setelah itu 17 kali beruntun sepanjang rentang waktu 2000 sampai 2016. Sampai 2020, cuma sesama babad Lakers, Kareem Abdul- Jabbar, yang sempat memberi warna All- Stars lebih kerap dibanding Kobe.

Ia merupakan salah satu pemeran terbaik sejauh era. Paling utama buat mereka yang menjajaki NBA sehabis masa Michael Jordan serta saat sebelum kedatangan LeBron James. Apalagi bisa jadi untuk beberapa orang, Kobe lebih bagus dibanding kedua pemeran itu. Suatu status yang amat susah buat dapat diperoleh. Terlebih mengenang Kobe masuk ke NBA bersama pemeran selevel Allen Iverson, Steve Nash, serta Ray Allen di 1996.

Bapaknya pula seseorang mantan pemeran NBA, Joe” Jellybean” Bryant. Bapaknya sempat membela Philadelphia 76ers, San Diego Clippers, serta Houston Rockets saat sebelum alih ke Italia dikala Kobe berumur 6 tahun. Dikala bermukim di Italia, kehidupan Kobe senantiasa tidak jauh dari bola basket, tetapi beliau pula jadi dekat dengan berolahraga yang terkenal di situ, sepakbola.

Kobe luang menggambarkan dikala beliau main sepakbola dengan kanak- kanak di Italia. Posturnya yang besar serta tangannya yang jauh membuat dirinya langsung dimohon buat jadi pengawal gawang.“ Jarak antara alun- alun serta rumah aku lumayan jauh, dikala hingga di situ telah terdapat kanak- kanak lain yang memakainya. Aku kebimbangan, tidak paham apa yang terjalin. Tetapi aku pula tidak mau kembali. Kesimpulannya aku turut bermain bersama mereka. Memandang anak langsing dengan tangan jauh, aku diyakini jadi pengawal gawang. Itu merupakan perkenalan awal aku dengan sepakbola,” buka Kobe ke ESPN.

Strategi dalam game sepakbola pula sedikit banyak membantunya dikala wajib mempraktikkan strategi dikala main bola basket.“ Kamu memilah durasi antara sepakbola serta basket. Seluruh dapat dijalani dengan cara berbarengan serta aku melaksanakan perihal itu sepanjang 8 tahun di Italia. Sepakbola merupakan berolahraga yang mengutamakan siasat serta strategi, Kamu wajib dapat membaca suasana, mengenali arah aksi serta game saat sebelum perihal itu terjalin. Sepakbola merupakan tempat awal aku berlatih strategi segitiga. Aku suka dapat menggerakkan bola dengan kilat serta menggunakan ruang semaksimal bisa jadi. Itu menolong Kamu buat berasumsi serta membuat ketetapan dengan kilat,” jelasnya.

Siasat segitiga telah terdapat di bumi basket jauh saat sebelum Kobe lahir. Bagi New York Times, desain itu awal timbul 1940- an, tetapi sedang kerap dipakai di atas alun- alun. Instruktur Kobe di kebanyakan karir profesionalnya, Phil Jackson, ialah salah satu wujud yang hobi dengan siasat itu. Berkah visi game yang diterima oleh Kobe sepanjang main sepakbola, dirinya juga jadi pijakan penting Jackson di Lakers.

“ Basket cuma mengarahkan 2 pola pada Kamu. Awal alihan satu- dua, setelah itu pick and roll, ataupun mengambil alih kemudian berangkat. Lebihnya merupakan campuran dari kedua perihal itu. Berkah sepakbola, aku telah terbiasa dengan campuran semacam ini,” saya Kobe. Sedemikian itu profesional memasak bola, Kobe apalagi sempat melaksanakan nutmeg dalam perlombaan NBA!

Kembali ke Amerika Sindikat, sepakbola tidaklah berolahraga terkenal, beda dengan di Italia. Oleh sebab seperti itu Kobe kembali melanjutkan kariernya di bumi basket. Tetapi, kecintaannya kepada sepakbola tidak sempat mati. Dikala telah jadi bintang sekalipun, beliau kerap menghabiskan liburan di Eropa serta melihat perlombaan sepakbola. Beliau pula sebagian kali turut menolong memopulerkan sepakbola di Amerika Sindikat.

Beliau sempat tampak di promosi Nike, FIFA, serta main di pertandingan- pertandingan kebersamaan. Kobe pula turun langsung menolong sepakbola dengan menuntun patron ke Major League Soccer( MLS). Beliau pula berupaya membagikan bimbingan pada angkatan belia buat melawan rasisme di bumi sepakbola, apalagi luang dirumorkan hendak mengakuisisi Bologna di 2014.

Pada tahun 2016, Kobe mengamalkan uangnya sebesar seribu dollar ataupun dekat 13, 45 juta rupiah pada apparel berolahraga Hummel. Duit ini hendak dipakai buat membenarkan regu sepakbola wanita Afghanistan dapat main memakai jilbab dikala perlombaan.

Apapun yang dicoba Kobe, beliau senantiasa berupaya jadi tipe terbaik dari dirinya sendiri. Beliau mengatakan tindakan itu bagaikan‘ Karakter Mamba’ serta sepakbola senantiasa jadi bagian di dalamnya. Melawan rasisme, beramal anggaran buat penciptaan jilbab, pula tentu bagian dari karakter itu. Alasannya, tak mungkin buat jadi tipe terbaik diri sendiri bila melaksanakan suatu yang berlawanan dengan nilai- nilai yang kita diyakini.

Walaupun Kobe berangkat sangat dini, cuma 2 tahun sehabis pensiun, karakter itu tidak hendak sempat mati. Tidak tahu itu basket, sepakbola, berolahraga lain, ataupun cuma dalam kehidupan tiap hari, Kobe merupakan gagasan untuk bumi. Dapat kasih, Kobe.