Score Bola Tadi Malam Berbagai Liga Di Dunia Termasuk Indonesia

Score Bola Tadi Malam Berbagai Liga Di Dunia Termasuk Indonesia

Score Bola Tadi Malam Berbagai Liga Di Dunia Termasuk Indonesia

Pertandingan sepak bola pasti menjadi hal-hal yang sangat ditunggu oleh pecinta sepak bola. Tidak heran jika pecinta sepak bola selalu mengikuti hasil skor sepak bola. Score bola tadi malam merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu oleh pecinta bola.

Entah itu score bola liga Inggris, liga Spanyol, atau liga yang lainnya. Beberapa liga juga memiliki pertandingan tersendiri. Setiap liga pasti mempertemukan tim-tim yang anda sukai. Ada beberapa tim yang bertanding tadi malam, seperti tim Setan Merah atau Menchester United, Chealsea, Fiorentina, dan Lazio, serta masih banyak lagi.

Score Bola Tadi Malam Berbagai Liga

Ada beberapa liga yang melangsungkan pertandingannya tadi malam. Liga tersebut diantaranya yaitu Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Italia, Liga Jerman, Liga 1 Indonesia dan Liga 2 Indonesia.

Mulai dari liga Inggris yang mempertemukan Sheffield United dengan Manchaster United. Kedua tim ini juga memiliki suporter yang tidak sedikit. Banyaknya suporter yang mendukung kedua tim ini, pertandingan semalam semakin ramai. Hingga akhirnya pertandingan dimenangkan oleh Manchester United.

Selain tim kesebelasan Sheffield United yang melawan tim kuat Manchester United, Liga Inggris juga mempertemukan Manchester City dan Chelsea. Keduanya juga memiliki suporter yang tidak sedikit. Selain suporter, kedua tim ini memang terkenal sangat kuat. Kedua tim ini bisa dibilang rival karena membawa skill masing-masing.

Selain Liga Inggris, Spanyol juga mengadakan pertandingan sepak bola. Liga Spanyol juga mempertemukan dua tim hebat yang mencuri perhatian dunia. Diantaranya adalah Real Valladoid melawan Sevilla. Dalam pertandingan ini Sevilla unggul dengan skor 1-0. Tidak hanya itu saja, Liga Spanyol juga mempertemukan Villareal melawan Celta Vigo. Dalam pertandingan ini, Celta Vigo lebih unggul dengan skor 3-1.

Score Bola Tadi Malam Liga Italia

Dalam pertandingan bola kemarin, Italia juga mengadakan liga. Liga Italia mempertemukan beberapa tim. Diantaranya adalah Hellas Verona melawan Fiorentina dengan hasil 1-0. Dalam pertandingan ini, Hellas Verona lebih unggul dibandingkan Fiorentina.

Kemudian Liga Italia juga mempertemukan Milan dengan SSC Napoli. Pertandingan ini menghasilkan angka seri yaitu 1-1. Tim ketiga yang bertanding pada Liga Italia adalah Sassuolo melawan Lazio. Dalam pertandingan tersebut menghasilkan skor 1-2. Lazio lebih unggul satu angka dibandingkan dengan Sassolo.

Pertandingan selanjutnya adalah Liga Jerman. Liga tersebut mempertemukan Augsburg 1907 dengan Hertha BSC. Pertandingan tersebut meraih hasil 4-0. Dalam pertandingan tersebut, Augsburg 1907 lebih unggul dibandingkan dengan Hertah BSC. Kedua tim ini memiliki kekuatan tersendiri, namun Augusburg 1907 lebih lincah dan mengungguli Hertha BSC.

Liga selanjutnya berasal dari Indonesia. Di Indonesia memiliki 2 liga yaitu Liga 1 dan liga 2. Pada liga 1 mempertemukan Persipura dengan Persebaya Surabya. Kali ini Persebaya Surabaya lebih unggul daripada Persipura. Dengan angka 1-0, score bola tadi malam semakin ramai.

Persebaya lebih unggul dibandingkan dengan Persipura. Biasaya Persipura selalu beradu main yang sangat cantik jika dihadapkan dengan tim lainnya. Setelah berulang kali melakukan penyerangan dan akhirnya gagal terus, Persipura mulai kelelahan.

Hal ini menjadi peluang yang sangat menguntungkan bagi Persebaya Surabaya. Dengan skill permainan yang sangat memukau, tim kesebelasan Persebaya mampu membobol gawang pertandingan milik Persipura.

Score bola tadi malam di berbagai liga memang sangat mengesankan dan membuat penasaran. Setiap tim bertemu dengan lawan yang seimbang bahkan ada yang sampai mengungguli hingga seri.

Terima Kasih Bambang Pamungkas

Terima Kasih Bambang Pamungkas

Personel Persija yang pula mantan penggawa Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas merilis perpisahan dalam kariernya selaku pesepakbola usai pertarungan melawan Persebaya pada minggu 33 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa( 17 atau 12 atau 2019). Dalam pertarungan itu, Bepe—begitu beliau sering disapa—masuk pada menit 76 menggantikan Sandi Sute. personel kelahiran Semarang, 10 Juni 1980 itu menemukan sambutan dari The Jakmania yang mengelu- elukannya dan mengangkut poster bertuliskan Bambang 20 Pamungkas. Saking kuatnya pesona Bepe, The Jakmania seakan tidak peduli walaupun regu kesayangannya takluk 1- 2.

Sesudah rampungnya pertarungan, Bepe menggelar orasi di tengah lapangan, didampingi oleh Pimpinan Umum The Jakmania, Ferry Indra Sjarief serta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Beliau juga membagikan statment pada semua simpatisan.

“ Aku sempat jadi pemain terbaik di sini. Aku sempat jadi top skor di sini. Aku juga sempat juara di sini. Tetapi demikian, aku pula sempat patah kaki di sini, aku sempat depresi di sini serta aku pula dikira pengkhianat di sini,” cakap Bepe.

“ Tetapi, dalam seluruh situasi yang aku natural, kamu semua[suporter] senantiasa di balik aku. Buat itu aku pingin menuturkan terima kasih sebesar- besarnya dari lubuk batin yang sangat dalam,” lanjutnya.

Serupa diketahui, duel menghadapi Persebaya ialah pertarungan kandang terakhir Persija di waktu ini. pertarungan itu dapat jadi yang terakhir untuk Bepe berseragam Persija walaupun masih menyisihkan satu pertarungan tandang melawan Kalteng Putra, Sabtu( 22 atau 12).

Dalam kariernya, Bambang Pamungkas hampir pernah mendapatkan seluruh yang diidamkan seseorang pemain sepakbola di Indonesia: pencetak gol paling banyak, pemain terbaik, pemain timnas, kedudukan kapten sampai disebut- sebut legenda hidup sepakbola Indonesia.

Tidak cuma dicintai oleh rekan- rekan satu regu, Bepe pula jadi sosok yang dihormati oleh pemain rival. Penggawa Persib, Hariono yang digembor- gemborkan kontraknya tidak diperpanjang musim depan, bahkan menempatkannya selaku penyerang pilihan dalam 11 pemain terbaik.

Bersama Macan Kemayoran, Bepe sudah menggoreskan 200 berhasil di rute pertandingan. Sedangkan itu, sumbangsihnya untuk Timnas Indonesia tersembunyi dalam asal usul dengan sadapan 38 berhasil dalam 86 performa. Saat ini di masa- masa kesimpulannya bagaikan pesepakbola, beliau semacam menerangkan kalau pensiun ialah jalur terbaik sekalian mengetahui kalau dirinya telah habis.

“ Aku sempat beberapa kali bermain bareng Abang Bepe saat di timnas. sesuai seperti Abang Firman, Abang Bepe pula amat dihormati oleh semua pemain. Abang Bepe senantiasa jadi panutan,” tutur pemain yang sering disapa si Gondrong itu dalam sesi tanya jawab dengan wartawan

Waktu ini di pertandingan Liga 1, masa bermainnya cuma menyentuh angka 225 menit saja dalam 14 pertarungan tanpa sekalipun menjebol gawang rival. Dari 14 pertarungan yang sudah dilaluinya itu, semuanya didapati selaku pemain pengganti.

Ketetapan Bepe buat pensiun juga ditaksir pas durasi. Alasannya, rekor 24 golnya bersama Persija yang bertahan lumayan lama saat ini dapat dilewati oleh Marko Simic yang sampai minggu 33 sudah mengecap 28 berhasil. Perihal itu menguatkan asumsi kalau tidak hanya kedudukannya mulai menyusut dengan cara penampilan, Persija pula sudah memperoleh wujud pengganti dalam hal mengecap berhasil.

Berkah Bepe, Indonesia Terkenal di Malaysia

Tidak hanya menggoreskan bermacam hasil di sepakbola Indonesia, Bambang Pamungkas berikan aroma lain di sepakbola Malaysia. Beliau tidak cuma ahli kandang, tetapi pula ahli tandang.

Berasosiasi bersama Selangor FA pada 2005 bersama pemeran Indonesia yang lain, Elie Aiboy, Selangor dibawanya advertensi. Di masa awal, Bepe langsung jadi favorit terkini. Tidak tanggung- tanggung, 3 beker dipersembahkan untuk Selangor ialah Piala FA Malaysia, Piala Malaysia serta Malaysia Premier League.

Dari bagian orang, Bepe pula dinobatkan jadi maksimum angka klub dengan memo 23 berhasil dalam 24 perlombaan.

Salah satu perlombaan yang bisa jadi tidak hendak dibiarkan oleh pendukung Selangor FA kepada Bambang Pamungkas terjalin pada Akhir Piala Malaysia. Dikala itu, Selangor berjumpa Perlis FA bagaikan pemenang Aliansi Luar biasa Malaysia.

Pada beradu itu, Bambang berhasil mengecap hattrick. Sering diucap bagaikan penyerbu yang mempunyai sundulan di atas pada umumnya, Bepe meyakinkannya dengan 2 berhasil yang di antara lain diperoleh melalui tandukkan, sedangkan satu berhasil bonus dilahirkan melalui sontekan kaki kanan.

Bergabungnya Bambang ke Selangor FA dikala itu pula meyakinkan kalau beliau bisa menyesuaikan diri dengan kilat di mana juga beliau main. Memandang suasana Aliansi Malaysia yang tidak jauh beda dengan Indonesia, membuat Bepe bisa membagikan keahlian terbaiknya walaupun pada kesimpulannya beliau kembali ke Indonesia serta main buat Persija. Biarpun pendek, Bepe berhasil mengecap keseluruhan 58 berhasil untuk Selangor FA.

Prestasinya bersama Selangor FA bawa julukan Indonesia wangi di Malaysia. Hingga, tidak bingung kala dirinya melaporkan pensiun, Selangor FA tidak tertinggal membagikan perkataan dapat kasih.

“ FA Selangor melafalkan beribu dapat kasih pada Bambang Pamungkas atas pelayanan dia serta aman bersara,” catat Selangor FA dalam account Instagram resminya.

Sehabis sah mundur dari sepakbola di masa ini, apa yang hendak dicoba Bambang Pamungkas? Seluruh sedang dapat terjalin. Tetapi, bila ditarik ke balik, Bepe sempat bercita- cita jadi seseorang guru. Beliau pula hobi menulis serta memasak. Tidak hanya jadi pengarang, guru, ataupun chef, mungkinkah kita hendak memandang Bepe jadi instruktur Persija di setelah itu hari? Seluruh sedang bisa jadi. Menunggu saja.

Semakin Mendekati  Tangga Pemenang Bali United, Posisi Kedua Kepunyaan Siapa?

Semakin Mendekati Tangga Pemenang Bali United, Posisi Kedua Kepunyaan Siapa?

Federasi Liga 1 Shopee 2019 tinggal menyisihkan enam pertarungan. Untuk sementara, Bali United gigih di pucuk klasemen dengan koleksi 57 angka, beda 12 nilai dari urutan kedua, Borneo FC, yang memiliki 45 nilai. Sementara itu, di urutan ketiga serta keempat menguntit Persipura serta Madura United yang berbarengan menggoreskan nilai sebesar 44.

Menatap selisih nilai yang lumayan jauh, kesempatan Bali United buat merengkuh titel pemenang waktu ini amat besar. Serdadu Tridatu minimun memerlukan 7 angka ekstra buat menjadi yang terbaik musim ini. Bila perihal itu terselenggara, jumlah nilai Bali United jadi 64 serta tidak bisa jadi terkejar oleh Borneo FC sekalipun Pesut Etam memenangkan 6 perlombaan sisa( 63 nilai maksimum).

Walaupun dalam 5 perlombaan terakhir tidak sempat mencapai kemenangan, sasaran 7 nilai dari 6 perlombaan sisa diprediksi tidak bakal begitu susah untuk Melvin Platje serta kawan- kawan. Terlebih, 4 pertarungan di antara lain bakal diselenggarakan di kandang, yaitu melawan Persib, Persipura, Tira Persikabo serta Madura United.

Untuk diketahui, pada putaran awal, Bali United berhasil menaklukkan Persib, Tira Persikabo, serta Madura United, dan main imbang melawan Persipura. Dengan peringatan itu, tidak mengherankan bila Bali United diprediksi akan muncul selaku jawara Liga 1 masa ini.

Kemudian, regu manakah yang akan jadi runner- up?

Borneo FC, Persipura, Madura United, ataupun…?

Sampai minggu ke- 28, Borneo FC, Persipura, serta Madura United, memiliki kesempatan yang serupa besarnya buat finis di posisi kedua. Tetapi, bila menilik agenda 6 pertarungan terakhir, khususnya di partai kandang, kemampuan terbanyak dalam mendulang nilai menguncup pada Borneo FC serta Persipura yang bersama memiliki 3 pertarungan kandang, sebaliknya Madura United cuma mempunyai satu pertarungan kandang sisa.

Borneo FC misalnya, akan main di kandang serta memiliki kesempatan mencapai nilai penuh dikala berjumpa Persela, Tira Persikabo, serta Persib. Sepanjang ini, mereka pula memiliki catatan yang relatif baik dikala main di hadapan pendukungnya dengan raihan 9 kemenangan, seri 4 kali, serta cuma sekali kegagalan.

Sebaliknya Persipura berpotensi mendapatkan nilai dikala berjumpa PSIS, Barito Putera, serta Borneo FC. Akan tapi, rekor kandang Mutiara Hitam musim ini tidak sangat baik. Sempat selenggarakan pertarungan kandang di Stadion Mandala, Jayapura, bersamaan waktu Mutiara Hitam harus main dengan status tuan rumah di luar Papua, di antara lain ialah di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, serta Stadion Aji Imbut, Tenggarong.

Tentang itu mempengaruhi penampilan skuad yang saat ini dibesut Jacksen F. Tiago. Musim ini, Persipura cuma menang 6 kali, seri 5 kali serta takluk 3 kali dalam 14 pertarungan dengan status tuan rumah.

Akan tapi, pada putaran awal, Boaz Solossa serta kolega berhasil atas PSIS serta Barito Putera dan imbang melawan Borneo FC. Bila merujuk pada putaran awal, tambahan nilai diperkirakan akan didapat Mutiara Hitam karna ketiga tim itu hendak jadi rival Persipura di pertarungan kandang.

Di bagian lain, Madura United hendak mengalami pertarungan tandang melawan tim- tim yang terletak di papan dasar ialah Perseru Badak Lampung FC, Kalteng Putra, Persija, serta PSIS, dan menghadapi calon jawara Bali United di partai penutup.

Dorongan tim- tim papan dasar yang hendak dialami Laskar Sape Kerrab diperkirakan memuncak demi terhindar dari kemerosotan. Sebaliknya salah satunya pertarungan kandang sisa yang hendak dihelat oleh Madura United ialah melayani Persebaya.

Tidak hanya itu, masih terdapat PSM serta Arema FC yang pula memiliki peluang jadi runner- up biarpun kesempatannya relatif lebih kecil dibanding Borneo FC, Persipura serta PSM. Juku Eja serta Singo Edan bersama menyisakan 2 pertarungan kandang dari 6 pertarungan sisa.

Runner- up Liga 1 2019 Belum Pasti ke Pertandingan Asia

Berlainan dengan Aliansi 1 masa kemudian, posisi runner- up Aliansi 1 2019 hendak susah buat maju ke pertandingan Asia. Alasannya, jika Bali United betul- betul jadi pemenang, PSM akan menemani Serdadu Tridatu sebab sudah mengancing salah satu delegasi Indonesia di pertandingan Asia melalui rute pemenang Piala Indonesia 2018 atau 2019.

Perihal ini begitu juga dikatakan Sekretaris Jenderal( Sekjen) PSSI, Istri raja Tisha. Baginya, pemenang Piala Indonesia bisa beradu di pertandingan Piala AFC dengan ketentuan penajaan Piala Indonesia itu berjalan bagus.

“ PSSI mau melindungi supaya PSM yang dikala ini pergi bagaikan pemenang senantiasa dapat menggantikan Indonesia di Piala AFC 2020. Alhamdulillah, dengan penajaan yang amat teratur serta mudah, kita yakinkan PSM dapat menggantikan Indonesia di Piala AFC 2020,” ucap Istri raja Tisha berakhir PSM membenarkan pemenang Piala Indonesia 2018 atau 2019.

Buat calon runner- up Aliansi 1 masa ini sesungguhnya sedang dapat berambisi senantiasa celus ke Piala AFC 2020 mendampingi PSM serta Bali United( bila pemenang), dengan ketentuan pemenang Aliansi 1 yang turut kualifikasi Aliansi Champions Asia dari putaran awal, maju ke sesi penting. Jika kandas serta rebah di kualifikasi putaran awal ataupun kedua misalnya, otomatis membuat si pemenang Aliansi 1 itu langsung menjajaki Piala AFC 2020.

Masa ini, ada 8 kesebelasan Indonesia yang sudah berkedudukan Granted, ialah regu yang bisa berkompetisi di tingkat Asia, mereka merupakan Arema FC, Bali United, Madura United, Persib, Persebaya, Persija, Persipura, serta PSM. Satu regu lain yang berkedudukan“ Granted with Sanction” ialah Bhayangkara FC.

Maksudnya, walaupun runner- up Aliansi 1 2019 di luar kesembilan regu itu,( Borneo FC misalnya) senantiasa tidak bisa menjajaki pertandingan Piala AFC 2020.

Shinji Kagawa Iri Minamo Pindah Ke Liverpool

Shinji Kagawa Iri Minamo Pindah Ke Liverpool

Berita rumor transfer Minamino ke Liverpool kini sampai ke telinga pemain Jepang lainnya, Shinji Kagawa.
Mengutip dari laporan Media Jepang, Football-zone.net, Kagawa merasa terkejut saat pertama kali mendengar kabar soal Minamino yang nyaris resmi ke Liverpool.
“Saya terkejut, Saya juga iri padanya sejujurnya,” kata Kagawa.
“Takumi terus berjuang di Salzburg saat ia tidak bisa pergi kemana-mana, kemudian ia bermain di Liga Champions musim ini dan menunjukkan performa impresif. Saya pikir ini bagus buat dia,” tambahnya.
Shinji Kagawa saat ini bermain untuk Real Zaragoza di divisi 2 Liga Spanyol.
Mantan pemain Manchester United itu percaya jika kemampuan Minamino akan terus terasah karena ia bakal diasuh oleh Juergen Klopp, yang menurutnya adalah salah satu pelatih terbaik di dunia.
“Jika Takumi benar-benar mendapat arahan Juergen Klopp, ia akan menjadi semakin kuat,” ujarnya.
Meski demikian, Kagawa yang juga pernah bekerja di bawah arahan Klopp juga mengingatkan kepada Minamino soal persaingan di skuat Liverpool.
“Ada persaingan ketat di skuat Liverpool, khususnya di 3 pemain depan (Mohamed Salah, Roberto Firmino, Sadio Mane.”
“Tetapi lebih penting untuk menerima tantangan itu, Jika dia (Takumi) telah membuat keputusan, saya akan menghormatinya. Saya ingin Minamino menikmatinya (keputusan pindah ke Liverpool),”
ujarnya.
Kagawa mengakhiri pernyataannya dengan kepercayaan bahwa akan ada banyak kesempatan bagi pemain-pemain lain dari Asia untuk mengikuti jejak Takumi Minamino.
“Ini adalah momen bagus. Ini adalah kesempatan bukan hanya buat pemain asal Jepang, tetapi juga pemain Asia lainnya. Penting untuk melakukan sebuah lompatan besar seperti itu. Saya akan menantikan kabar dari Takumi,” tambahnya.
Shinji Kagawa juga termasuk salah satu pemain Jepang yang pernah bermain dengan Juergen Klopp kala berada di Dortmund.
Sebelumnya diketahui pada Rabu (18/12/2019), Minamino dilaporkan telah menjalani tes medis di Melwood, Liverpool.
Minamino kemudian akan resmi pindah saat bursa transfer musim dingin dibuka pada 1 Januari 2020 mendatang. Takumi Minamino akan menjadi pemain Jepang pertama yang akan membela Liverpool sepanjang sejarah.

Salzburg VS Liverpool, Kekalahan Salzburg Atas Liverpool 2-0

Salzburg VS Liverpool, Kekalahan Salzburg Atas Liverpool 2-0

Liga Champions kini sedang menjadi bahan perbincangan. Banyak tim atau klub yang harus bertanding agar bisa lolos ke babak selanjutnya. Liga Champions ini semakin seru dan ramai di setiap pertandingan. Hal ini dapat dilihat dari pertandingan di grup E Liga Champions antara Salzburg vs Liverpool.

Pada pertandingan kali ini grup E diramaikan dengan duel antara Salzburg melawan Liverpool. Seperti yang diketahui bahwa pertandingan ini akan menentukan siapa yang akan melaju ke babak selanjutnya.

Salzburg VS Liverpool Dalam Liga Champions

Dari berbagai pertandingan dapat dilihat bahwa performa Liverpool semakin meningkat. Hal ini juga dapat dilihat dari pertandingannya melawan Salzburg kali ini.

Hasil yang cukup memuaskan bagi Liverpool. Namun hal tersebut berbanding terbalik dengan tim asuhan Jesse Marsch.

Pasalnya, pada pertandingan hari ini, tim asuhan Jesse Marsch harus menerima kekalahan. Salzburg harus menerima kekalahan dengan skor 2-0 atas Liverpool.

Hal ini tentunya menjadi peluang besar bagi Liverpool. Mengingat pertandingan ini berlangsung sebagai tiket ke babak selanjutnya. Dengan kemenangan ini sudah dipastikan bahwa Liverpool akan melaju ke babak 16 besar nantinya.

Pertandingan Salzburg vs Liverpool memang cukup mengesankan. Hal ini membuat pendukung Liverpool puas dan bangga dengan hasil yang dicapai tim kebanggaan mereka.

Berbeda dengan Salzburg yang harus menerima kekalahan dan telak pada skor 2-0. Skor ini juga mengakhiri pertandingan pada grup E pada posisi ketiga.

Hasil ini memang menjadi kesempatan emas bagi tim Liverpool. Namun sebaliknya bagi Jessen Marsch yang harus menyesali hasil pertandingan ini lantaran tim asuhannya harus kalah.

Laga pamungkas ini memang cukup menarik. Dengan performanya dan kerja sama antar pemain yang bagus membuat Liverpool dapat unggul dua angka. Hal ini membuat Salzburg harus mengakui kekalahannya dan tidak bisa menyusul tim lain ke babak 16 besar.

Pertandingan yang mempertemukan Salzburg vs Liverpool ini menjadi pelajaran bagi tim asuhan Jessen Marsch. Seperti yang diketahui bahwa performa tim Salzburg menurun. Terlebih lagi pada saat menghadapi Liverpool.

Salzburg VS Liverpool, Jessen Marsch Kecewa

Hasil pertandingan yang seru memang harus menjadi penyesalan bagi Jessen Marsch. Hal ini juga sempat diungkapkan langsung oleh pelatih Salzburg tersebut.

Sebenarnya Jessen Marsch masih beranggapan bahwa tim asuhannya bisa membawa pulang kemenangan atas Liverpool. Terutama bagi Jessen Marsch ini adalah laga terakhirnya pada Liga Champions musim ini.

Dalam pertandingannya kali ini, Salzburg sudah melakukan penyerangan berulang kali. Namun hal tersebut tidak berpengaruh apapun.

Liverpool terus bertahan dan akhirnya menyerang balik dengan menembakkan bola ke gawang. Hal ini memang berbanding terbalik dengan Salzburg yang tidak bisa berkutik ketika dihadapkan di depan gawang The Reds.

Jessen Marsch juga mengakui kekalahannya karena performa timnya kurang maksimal dalam melawan Liverpool. Pertandingan Salzburg vs Liverpool ini harus membawa penyesalan bagi Jessen Marsch.

Marsch juga sempat mengungkapkan bahwa lini pertahanan Liverpool sangat kuat dan tidak mudah untuk dibobol. Hal ini lebih diperkuat dengan salah satu pemain di lini pertahanan.

Van Dijk merupakan sosok pemain yang bertugas di lini pertahanan. Marsch mengatakan bahwa pemain ini sangat berpengaruh pada Liverpool, terutama pada lini pertahanan.

Pertandingan antara Salzburg vs Liverpool ini membuat Liverpool harus mengisi kembali stamina dan lebih bersiap. Karena tim dengan julukan The Reds ini akan bertanding di babak 16 besar.

Score Bola Tadi Malam Liga Italia, AC Milan Unggul Atas Bologna

Score Bola Tadi Malam Liga Italia, AC Milan Unggul Atas Bologna

Pertandingan pekan ke-15 Liga Italia yang mempertemukan Bologna dan AC Milan dibanjiri dengan gol indah. Score bola tadi malam, Minggu 8 Desember 2019 waktu setempat atau Senin 9 Desember 2019 dini hari WIB, memperlihatkan kemenangan AC Milan.

Aksi kedua tim tangguh ini dihelat di markas Bologna, Stadion Renato Dall’Ara. Pertandingan berlangsung sengit dan bahkan sudah terlihat di menit-menit awal babak pertama. Hal tersebut terlihat dari hasil skor pertandingan 3-2.

Jalannya Pertandingan Bologna dan AC Milan

Penampilan Bologna dan AC Milan di lapangan sangat menarik untuk dikupas. Papan skor sudah mulai berubah nilainya pada menit ke-13. Pada menit awal tersebut, pemain AC Milan Krzysztof Piatek dijatuhkan oleh Mattia Bani di garis penalti.

Akibatnya, AC Milan dihadiahi penalti oleh wasit Daniele Chiffi. Kesempatan tersebut pun dimanfaatkan dengan baik oleh Krzysztof Piatek. Dengan tendangan penalti yang sulit dibaca arahnya berhasil membobol gawang kiper Lukasz Skorupski.

Di seperempat jam inilah papan skor mulai berubah menjadi 1-0 atas keunggulan AC Milan. Tim kesebelasan Bologna pun tak tinggal diam. Para pemain Bologna kian agresif dalam menyerang pertahanan AC Milan. Namun hal tersebut justru berdampak buruk bagi timnya.

Bukan hanya mampu menjaga pertahanan kedua sayapnya, AC Milan juga lihai dalam melakukan serangan balik. Pada menit ke-32 pun Theo Hernandez berhasil mencetak gol lewat kaki kanannya. Tendangannya yang keras ini dilakukannya dari dalam kotak penalti.

Score bola tadi malam menjadi 2-0 dari aksi Theo Hernandez yang bekerja sama dengan Suso yang melemparkan umpan kepadanya. Melihat semakin jauh ketertinggalannya, Bologna melancarkan strategi menyerang yang semakin gesit.

Langkah yang diambil Bologna pun berhasil membobol gawang lawan sehingga skor berubah menjadi 2-1 pada menit ke-40. Gol ini tercipta karena gol bunuh diri yang dilakukan Theo Hernandez. Kala itu, Theo Hernandez tengah menghalangi Stefano Denswil dalam melakukan sepak pojok.

Namun tak disangka bahwa sepak pojok yang dilakukan tim Bologna justru mengenai lengan Theo Hernandez. Sang kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma ini pun tak bisa mencegah gol bunuh diri yang tiba-tiba tersebut. Skor 2-1 atas keunggulan AC Milan ini pun bertahan sampai babak pertama usai.

Score Bola Tadi Malam di Babak Kedua

Keseruan aksi pertandingan Bologna vs AC Milan tak hanya bisa dilihat saat babak pertama saja, akan tetapi juga babak kedua. Bahkan di menit awal saja, papan skor sudah berubah kedudukan. AC Milan berhasil cetak gol sehingga skor menjadi 3-1 atas keunggulan timnya.

Skor tersebut berubah setelah Giacomo Bonaventura melesatkan tembakan melengkung dari luar kotak penalti. Skor ini bertahan dalam kurun waktu yang relatif lama. Memasuki menit ke-49, Bologna berkesempatan untuk membalas ketertinggalannya melalui Andrea Poli.

Hanya saja, usaha yang dilakukan Andrea Poli tak membuahkan hasil. Usahanya hanya berujung sepak pojok. Menjelang akhir pertandingan, tepatnya pada menit ke-80, kedua tim terlihat memanas. Diketahui bahwa Riccardo Orsolini dijatuhkan oleh Theo Hernandez di kotak terlarang namun tak berakhir adu penalti.

Meski begitu, wasit Daniele Chiffi menarik kembali keputusannya dengan meninjau tayangan ulang melalui Video Assistant Referee (VAR). Wasit pun memberikan peluang penalti pada Bologna dan berhasil merubah skor. Di menit ini, skor Bologna vs AC Milan menjadi 2-3. Skor ini bertahan sampai pertandingan usai.

Liga Italia antara kedua tim hebat ini berhasil dimenangkan oleh AC Milan. Dengan score bola tadi malam, AC Milan akhirnya mampu masuk lagi ke top 10 klasemen.